Thursday, May 28, 2020

tugas fisika kelas xi

Alat dan Bahan
  1. Kentang (disini kita pakai kentang, tapi kalian menggunakan lemon atau buah lainnya jika tertarik)
  2. Lampu LED (atau lampu bohlam kecil juga bisa)
  3. Kabel
  4. Penjepit buaya
  5. Lempengan tembaga
  6. Lempengan seng
  7. Untuk pengganti tembaga dan seng ini dapat digunakan isi dalam baterai yang biasanya berwarna hitam
Langkah Pembuatan
  1. Tusukkan lempengan tembaga dan seng ke dalam kawat mentah.
  2. Jepitkan kabel kepada lempengan tersebut dan hubungkan dengan lampu.
  3. Lihat nyala lampu yang terjadi.
  4. Jika nyala lampu belum kelihatan, maka tambah kentang tersebut  agar arus listrik yang dihasilkan bertambah besar (lihat pada gambar).
Penjelasan Konsep
Lampu tersebut dapat menyala karena adanya arus listrik yang mengalir. Seperti halnya baterai lampu senter, kentang dan lempengan-lempengan itu pun menghasilkan arus listrik walaupun sangat lemah. Getah kentang mempengaruhi logam-logam itu secara kimiawi layaknya larutan elektrolit dalam aki. Oleh akren aitu, susunan seperti ini disebur elemen galvani, karena yang pertama kali mengamati proses ini dalam eksperimen ialah seorang dokter Itali bernama Galvani.

source: https://budakfisika.blogspot.com


==>Penugasan
- Buat video percobaannya
- Tulis penjelasan ringkas mengenai percobaan
- Kirim via whatsapp: 081354466981 

tugas fisika kelas X

Alat dan Bahan
  1. Tempurung kelapa atau mangkuk
  2. Kertas dan plastik
  3. Air
  4. Almari es
  5. Rumput kering atau benda yang mudah terbakar
Langkah Pembuatan
  1. Buatlah lensa cembung dari bahan es, begini cara buatnya nih:
  2. Tempurung/mangkok dialasi dengan kertas dan plastik (agar es mudah dipisahkan dari tempurung atau mangkok)
  3. Isi tempurung/mangkok dengan air
  4. Masukkan ke almari es dan tunggu sampai membeku.
  5. Pisahkan es dari tempurung.
  6. Pada siang hari (sekitar pukul 11.00 – 13.00) letakkan rumput kering di tanah lapang dan peganglah lensa cembung buatanmu tadi serta arahkan ke cahaya matahari sedemikian rupa sehingga cahaya terpusat pada rumput kering.
source: http://budakfisika.blogspot.com


==> Penugasan
- Buat video percobaannya
- Tulis penjelasan ringkas mengenai percobaan
- Kirim via whatsapp: 081354466981 

Tuesday, August 13, 2019

Hukum Kirchoff

Hukum Kirchoff I:
"Total arus/muatan yang masuk ke titik percabangan rangkaian listrik sama dengan jumlah arus/muatan yang keluar dari titik percabangan tersebut.

 

Hukum Kirchoff II:
Dalam suatu jaringan loop tertutup, total tegangan atau beda potensial di sekitar loop adalah sama dengan nol.
Contoh Soal Hukum Kirchoff 1 dan 2
  1. Sebuah rangkaian memiliki 6 buah arus (I1, I2, I3, I4, I5, dan I6) seperti gambar di bawah. Besarnya arus masing-masing adalah 6, 5, 3, 4, dan 2 dalam satuan Ampere (A). Berapakah besarnya arus I6?
Diketahui:
Sumber: teknikelektronika.com
I1 = 6A, I2 = 5A, I3 = 3A, I4 = 4A, dan I5 = 2A
Ditanya:
I6?
Jawab:
Untuk soal ini, kita pakai teori hukum Kirchoff 1:
∑Imasuk = ∑Ikeluar
I1 + I2 + I3 = I4 + I5 + I6
6 + 5 + 3 = 4 + 2 + I6
14 = 6 + I6
8 A = I6
Jadi, besarnya I6 adalah 8 A.
  1. Perhatikan gambar di bawah ini.

Diketahui:
E1 = 10 V, E2 = 10 V, dan E3 = 4 V
R1 = 5 Ω, R2 = 1 Ω, R3 = 3 Ω, R4 = 1 Ω, dan R5 = 5 Ω
Ditanya:
Daya yang melalui R3?
Jawab:
Untuk menyelesaikan soal ini, terlebih dahulu tentukan arah rangkaiannya. Dari ketiga sumber gaya gerak listrik (GGL) yang ada, diketahui bahwa E3 memiliki nilai paling kecil dibandingkan E1 dan E2, sehingga anggaplah arah loopnya seperti ini:
Dari gambar di atas, diperoleh persamaan untuk menentukan I3 melalui hukum Kirchoff 1, di mana:
I3 = I1 + I2
Berikutnya, kita cari persamaan dari loop I dengan menggunakan rumus hukum Kirchoff 2:
∑E + ∑V = 0
∑E + ∑I.R = 0
E1 + E3 + (R1 + R2) I1 + R3.I3 = 0
-10 + 4 + (5 + 1) I1 + 3 I3 = 0
-6 + 6 I1 + 3 I3 = 0
-6 + 6 I1 + 3 (I1 + I2) = 0
-6 + 9 I1 + 3 I2 = 0
9 I1 + 3 I2 = 6
3 I1 + I2 = 2
I2 = 2 – 3 I1
Sekarang, kita cari persamaan pada loop II.
∑E + ∑V = 0
∑E + ∑I.R = 0
E2 + E3 + (R4 + R5) I2 + R3.I3 = 0
-10 V + 4 V + (1 Ω + 5 Ω) I2 + 3 Ω (I1 + I2) = 0
-6 V + 6 Ω I2 + 3 Ω I1 + 3 Ω I2 = 0
9 Ω I2 + 3 Ω I1 = 6
3 I2 + I1 = 2
Selanjutnya, kita bisa mencari besarnya nilai I1 dan I2 dari dua persamaan yang telah kita hitung. Di sini, gunakan metode substitusi, sehingga:
3 I2 + I1 = 2
3 (2 – 3 I1) + I1 = 2
6 – 9 I1 + I1 = 2
-10 I1 = -8
I1 = 8/10 atau 4/5 A
Dengan demkian, besarnya arus kedua adalah:
I2 = 2 – 3 I1
I2 = 2 – 3 (4/5)
I2 = 10/5 – 12/5
= -2/5 A
Lalu,
I3 = I1 + I2
= 4/5 A + (-2/5) A
= 2/5 A
Jadi, dayanya:
P = (I3)2 R3
P = (2/5)2 3
P = 0,48 W
Jadi, besarnya daya yang melalui R3 adalah 0,48 W.
 sumber: www.sayanda.com